Karhutla Kalsel Jadi Perhatian Pusat, Polri dan TNI Perkuat Pemadaman serta Penegakan Hukum

oleh -11 Dilihat
oleh

 

BANJARBARUPOTRETBANUA.COM-

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan mendapat perhatian langsung pemerintah pusat. Asisten Utama Operasi (Astamaops) Polri Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali meninjau penanganan karhutla di kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Peninjauan tersebut dilakukan di tengah upaya terpadu berbagai instansi untuk mengendalikan kebakaran. Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., Wakapolda Kalsel, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta unsur terkait turut hadir.

Di lokasi, Kapolda Kalsel ikut turun memadamkan api bersama personel gabungan. Pemadaman melibatkan Polri, TNI, BPBD, BNPB, dan Basarnas.

Dukungan pemerintah pusat juga diperkuat dengan pengerahan pesawat udara, helikopter, serta personel BNPB untuk membantu operasi penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Komjen Pol. Fadil Imran mengatakan penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pencegahan dan penegakan hukum terhadap pihak yang menyebabkan kebakaran.

“Untuk penegakan hukum dan pencegahan, ini kita fokuskan. Upaya pemadaman dan hukum kita fokuskan dengan hukum,” kata Fadil Imran.

Ia juga meminta masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, kemudian menjaga lahannya masing-masing. Mudah-mudahan antara pemerintah bersama segenap komponen masyarakat bersama-sama melakukan langkah-langkah pencegahan dan pemadaman kebakaran ini,” tuturnya.

Sementara itu, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menilai kerja sama lintas instansi menjadi faktor penting dalam penanganan karhutla di Kalsel.

“Ini semua bisa ditangani karena kerja sama yang bagus. Saya lihat Forkopimda semua hadir dan semua aparat bekerja sama dengan baik,” ujar Muhammad Ali.

Ia juga menyebut dukungan pemerintah pusat berupa pesawat udara, helikopter, dan personel BNPB telah dikerahkan untuk memperkuat penanganan kebakaran.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan peninjauan tersebut menjadi gambaran sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan unsur terkait dalam menghadapi karhutla.

Menurut dia, Polda Kalsel bersama Forkopimda dan instansi lainnya menjalankan penanganan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, pemadaman, hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran.

“Sinergi seluruh unsur menjadi kekuatan utama dalam penanganan karhutla. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” kata Nur Khamid.

Polda Kalsel memastikan operasi penanganan karhutla terus dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI, BNPB, Basarnas, BPBD, dan unsur terkait lainnya. Selain memadamkan titik api, langkah tersebut diarahkan untuk mencegah kebakaran kembali meluas serta menindak pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan.