
Murung Raya, Suara Akar Rumput – Pemerintah Kabupaten Murung Raya meraih Penghargaan Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) Tahun 2026 kategori _Tunas Inspirasi_. Penghargaan ini bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan bukti konkret bahwa sektor pendidikan telah ditempatkan sebagai prioritas utama dalam peta pembangunan daerah.
Penghargaan diserahkan langsung kepada Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang mewakili Bupati Heriyus, Jumat (3/7/2026).
Pendidikan Ditempatkan di Atas Pembangunan Fisik
Wabup Rahmanto menegaskan, kemajuan daerah jangka panjang tidak bisa hanya bertumpu pada infrastruktur fisik. Kualitas sumber daya manusia adalah kunci utama.
“Mengapa daerah maju selalu dimulai dari pendidikan, bukan sekadar pembangunan fisik? Karena penghargaan bisa menjadi pengakuan sesaat, tetapi kualitas SDM akan menjadi penentu masa depan selama puluhan bahkan ratusan tahun,” ucap Rahmanto.
Menurutnya, tidak semua penghargaan memiliki makna yang sama. Ada penghargaan yang hanya bersifat seremonial. Namun KPI 2026 membawa pesan besar tentang arah pembangunan Murung Raya yang berorientasi pada investasi manusia.
Keberanian Berinvestasi untuk Generasi Mendatang
Wabup menjelaskan, sejarah pembangunan menunjukkan daerah yang mampu melompat maju bukanlah yang paling banyak menerima penghargaan, melainkan yang berani menjadikan pendidikan sebagai investasi utama.
“Perbedaannya ada pada orientasi kepemimpinan. Ada yang fokus pada hasil jangka pendek yang terlihat saat menjabat. Ada pula yang visioner, berani menciptakan sesuatu yang baru dipanen generasi berikutnya. Pendidikan termasuk investasi yang butuh keberanian seperti itu,” jelasnya.
Indikator Kemajuan: Kualitas SDM, Bukan Hanya Infrastruktur
Dalam paradigma pembangunan saat ini, lanjut Rahmanto, kemajuan tidak lagi cukup diukur dari panjang jalan, jumlah gedung, atau besarnya investasi. Indikator utama adalah kualitas sumber daya manusianya.
“Bahkan daerah dengan sumber daya alam melimpah tidak akan berkembang optimal jika tidak didukung manusia yang mampu mengelolanya secara produktif, inovatif, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Pendidikan Adalah Keadilan Antargenerasi
Lebih jauh, Wabup menekankan pendidikan memiliki dimensi yang sangat luas. Ia bukan hanya soal sekolah, guru, atau kurikulum.
“Ketika berbicara pendidikan, kita sedang berbicara tentang fondasi masa depan. Pendidikan adalah strategi pembangunan, kebijakan ekonomi, dan investasi sosial. Bahkan pendidikan merupakan bentuk paling nyata dari keadilan antargenerasi,” pungkas Rahmanto.
Penghargaan KPI 2026 _Tunas Inspirasi_ ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan di Murung Raya untuk terus memperkuat ekosistem pendidikan, mulai dari akses, mutu, hingga relevansi dengan kebutuhan daerah, demi mewujudkan Murung Raya yang maju dan berdaya saing.
