Banjar potretbanua.com
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum menggelar Flashmob Kreasi Penggiat Jiwa yang dirangkaikan dengan Lomba Senam “Bekajutan” dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-19 RSJ Sambang Lihum dan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang diikuti ribuan peserta itu bertujuan mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan jiwa.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, yang membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada panitia, penggiat jiwa, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan acara tersebut.
Menurutnya, senam bersama dan flashmob tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental.
“Gerakan yang sederhana seperti ini sangat berarti karena tubuh yang bugar adalah pintu pertama menuju jiwa yang sehat. Flashmob yang kita lakukan juga mengandung pesan bahwa menjaga kesehatan jiwa merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat dipikul seorang diri,” ujarnya.
Fathul Jannah menilai kesehatan jiwa memiliki peran besar dalam menentukan kualitas hidup seseorang maupun keluarganya. Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk berekspresi, memperkuat hubungan sosial, sekaligus mengurangi stigma terhadap isu kesehatan mental.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan sebagai sarana memperkuat kebersamaan.
“Melalui kegiatan ini semoga selain mempererat silaturahmi, kita juga dapat terus menjaga kebugaran jiwa dan raga bersama-sama,” tuturnya.
Direktur RSJ Sambang Lihum, Yuddy Riswandhy Noora, mengatakan kegiatan tersebut merupakan puncak rangkaian peringatan HUT ke-19 RSJ Sambang Lihum dan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.
Sebelumnya, RSJ Sambang Lihum telah menggelar berbagai cabang olahraga antarinstansi kesehatan se-Kalimantan Selatan, seperti mini soccer, tenis lapangan, dan bulu tangkis.
“Hari ini menjadi puncaknya. Kami mengajak masyarakat berkumpul bersama, bergerak bersama, untuk menyehatkan jiwa dan raga melalui senam sehat dan flashmob,” katanya.
Yuddy berharap kegiatan tersebut dapat mendekatkan RSJ Sambang Lihum dengan masyarakat sekaligus menghilangkan stigma negatif terhadap rumah sakit jiwa.
“Kami ingin Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum semakin dekat dengan masyarakat dan tidak lagi dipandang sebagai rumah sakit yang menakutkan. Memang kami menangani pasien dengan gangguan jiwa, tetapi membangun kedekatan dengan masyarakat merupakan hal yang sangat penting bagi kami,” ungkapnya.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini melampaui target panitia. Dari target awal sebanyak 1.000 peserta, jumlah pendaftar tercatat mencapai 2.226 orang, menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kampanye hidup sehat dan kesehatan jiwa(mckalsel/lnk).





