
BANJAR — POTRETBANUA.COM
Setelah lama vakum menyusul wafatnya Ketua Umum H. Anang Misran, Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (DPW GEPAK) Kalimantan Selatan mulai menghidupkan kembali roda organisasi. Seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GEPAK dari 13 kabupaten/kota sepakat mengusung H. Junaidi, yang akrab disapa Bang Jun, sebagai Ketua DPW GEPAK Kalsel definitif periode 2026.
Kesepakatan itu dicapai dalam rapat internal organisasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Sabtu, 19 September 2026. Hasil rapat tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan konsolidasi penyusunan kepengurusan di Cafe Janji Jiwa, Kompleks Citra Land, Kabupaten Banjar, Senin, 21 September 2026.
Konsolidasi tersebut membahas struktur kepengurusan baru di berbagai bidang sekaligus upaya mengaktifkan kembali organisasi setelah sempat terhenti. Sejumlah tokoh lokal Banua diproyeksikan masuk dalam jajaran kepengurusan untuk memperkuat organisasi sekaligus membangun kemitraan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan pemerintah daerah.
“Langkah percepatan ini diambil untuk memastikan GEPAK Kalsel kembali hadir sebagai wadah kepemudaan yang solid, responsif, dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Bang Jun di sela-sela rapat berlangsung, Senin (21/9/26)
Selain menyusun jajaran eksekutif, DPW GEPAK Kalsel juga menyiapkan struktur Dewan Penasihat. Dalam rancangan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan direncanakan menempati posisi Dewan Penasihat.
Struktur penasihat itu juga dirancang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanal, dan Danlanud.
Penataan organisasi tersebut akan dilanjutkan dengan deklarasi resmi Ketua DPW GEPAK Kalsel definitif. Agenda itu dijadwalkan berlangsung di Provinsi Kalimantan Timur pada Oktober 2026, sekaligus dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-25 GEPAK.
Dengan konsolidasi lintas DPD yang telah menghasilkan satu nama calon ketua, GEPAK Kalsel kini memasuki tahap penyusunan struktur kepengurusan sebelum deklarasi definitif digelar.





